ISTANADOMINO - Liverpool telah mengumumkan Jordan Henderson telah menjalani operasi pada cedera pangkal paha yang dideritanya saat melawan Everton.
Bermain sebagai bek tengah karena absennya pemain kunci di pertahanan, kapten Liverpool itu terpaksa keluar lapangan pada menit ke-30 dari kekalahan 2-0 timnya dalam derby Merseyside di Anfield, Sabtu lalu.
Henderson telah tampil dalam 21 dari 25 pertandingan liga The Reds musim ini, satu-satunya golnya datang dalam kemenangan 7-0 atas Crystal Palace pada bulan Desember. Dia juga membuat enam penampilan di Liga Champions, yang terakhir dari mereka dalam kemenangan tandang 2-0 atas RB Leipzig di babak 16 besar.
Jadwal untuk kembali beraksi belum diumumkan, meskipun klub telah mengkonfirmasi pemain internasional Inggris itu akan absen sampai BandarQ Online setidaknya setelah jeda internasional pada bulan Maret.
"Menyusul penilaian lebih lanjut dengan tim medis klub, Henderson berhasil menjalani prosedur korektif yang dilakukan pada cedera adduktor," bunyi pernyataan dari klub.
"Dia akan segera memulai program rehabilitasi.
"Tidak ada skala waktu spesifik yang ditempatkan setelah dia kembali; namun, pemain berusia 30 tahun itu awalnya absen hingga setelah jeda internasional Maret.
Pemulihan Henderson akan diawasi secara ketat oleh departemen medis klub dan perkembangannya selama pekerjaan rehabilitasi akan menentukan kapan dia dapat melanjutkan pelatihan penuh.
Absennya kapten merupakan pukulan lebih lanjut bagi bos Liverpool Jurgen Klopp, terutama mengingat pemain berusia 30 tahun itu begitu sering mengisi posisi bek tengah musim ini karena absennya Virgil van Dijk dan Joe Gomez dalam jangka panjang.
Henderson akan absen dalam Bandar Sakong perjalanan hari Minggu ke Sheffield United, serta pertandingan liga melawan Chelsea, Fulham dan Wolves pada bulan Maret.
Dia juga absen dari leg kedua Liga Champions melawan RB Leipzig, sementara bos Inggris Gareth Southgate harus bermain tanpa gelandang itu untuk kualifikasi Piala Dunia mendatang melawan San Marino, Albania dan Polandia.
















No comments:
Post a Comment